Jakarta - Televisi kerap dianggap sebagai media promosi yang efektif di masyarakat. Akhirnya tidak cuma oleh artis, politikus pun memanfaatkannya untuk menggaet simpati.
Pada bulan Oktober mendatang Partai Golkar akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Riau. Pada perhelatan akbar tersebut, dua pemilik stasiun TV swasta akan berebut kursi ketua umum, yakni Surya Paloh dan Aburizal Bakrie.
Tidak pelak, keduanya pun memanfaatkan media miliknya untuk melempar opini. Berbagai program dan talkshow beberapa hari terakhir pun dikemas untuk menonjolkan kelebihan "jagoannya" masing-masing. Belum lagi pemberitaan yang gencar guna merebut simpati masyarakat.
Bagaimana pendapat Anda menyikapi
"perang" antar media tersebut? Yuk, gabung di detikForum.
Televisi juga kerap menjadi sarana bagi para artis untuk meraih simpati publik baik melalui berita positif, walau tak jarang juga melalui berita negatif. Contoh saja berita perceraian
Krisdayanti-Anang atau
Bambang Trihatmodjo-Halimah yang menyedot perhatian masyarakat.
Ingin ikut memberikan pendapat? Gabung di detikForum!
(mel/fta)